Bakso Urat vs Asam Urat. Perdebatan yang hangat

Suatu ketika di sebuah ronda. Di sela-sela mata sepet karena waktu sudah beranjak malam. Saya dan bapak-bapak, yang tentu usianya jauh di atas saya, diskusi tentang jenis-jenis penyakit yang muncul di usia uzur. Penyakit-penyakit itu dulunya hanya berhinggap di raga para sesepuh. Tapi, sekarang penyakit tersebut juga bersemayam pada kawula muda. Wah, penyakit apa sajakah itu? Yang jelas bukan panu, bisulan, atau korengan yang jamak diderita oleh kalangan yang tidak berpunya. Penyakit yang kini juga menerpa kawula muda adalah rematik, kolesterol, dan asam urat. 

Jenis penyakit yang terakhir inilah yang menjadi perdebatan. Kantuk yang menerpa tiba-tiba hilang pas salah seorang bapak menyampaikan bahwa asam urat hadir gara-gara seringnya jajan bakso urat. Bapak tersebut menganggap bahwa bakso urat dan asam urat memiliki akar kata yang sama, urat. 
Bakso urat kadang jadi tersangka timbulnya asam urat. Tapi kalau kamu sudah pasti tersangka pencuri hatiku. Tulang rusuk kok maem bakso rusuk. ea ea....
sumber gambar: dokumen pribadi


Tidak salah sih. Asam urat bisa disebabkan konsumsi daging dan terutama jeroan secara berlebihan. Teman rondaku menjadi salah satu saksi agaimana saat kecil sering mengonsumsi jeroan. Di hidupnya kini, sudah sulit untuk duduk bersila lama karena asam urat yang tiba-tiba kumat. Saya pun bercerita jika ada yang menyatakan bahwa bahwa terlalu banyak makan bayam bisa menyebabkan asam urat. Suasana ronda malam itu tiba-tiba hangat setelah sebelumnya senyap. Gayeng iki diskusine

Pak RT yang menjadi ketua ronda kelompok kami langsung menanggapi, "Hla kok biso?"

Hehehe... Sebenarnya Asam urat itu kata serapan dari Uric Acid. Seperti istilah kimia lainnya, biasanya kalo belakang "ic" akan diubah menjadi "at" saat menjadi bahasa Indonesia. Alhasil, uric acid menjadi asam urat. Begitulah asal muasal namanya. 


Asam urat adalah senyawa turunan purin. 
Purin yang juga merupakan basa dalam DNA dan bisa diubah menjadi sumber utama energi dalam sel. Tapi, purin yang berlebih dalam tubuh akan diubah menjadi asam urat. Asam urat yang berlebih akan membentuk kristal dan menumpuk pada persendian. Akhirnya, sendiri terasa sakit, bengkak, kemerahan, hingga sulit untuk digerakkan. 


Jeroan dan daging yang berlebihan menjadi tersangka utama timbulnya penyakit asam urat. Tapi berkembang pula isu yang mengatakan bahwa emping dan bayam bisa memperparah asam urat. Emping mlinjo memiliki kadar purin yang tinggi yang bisa memperparah penyakit asam urat. Tapi bagaimana dengan bayam? Hingga saat ini masih banyak perdebatan yang berkembang sehingga kebenarannya masih perlu dikaji lebih dalam dikarenakan bayam juga memiliki kandungan purin yang cukup tinggi. Tapi setidaknya, dampaknya dari makan bayam akan sangat terasa pada penderita asam urat berusia senja. 


Tapi yang pasti, menurut saya, segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik. hehehe... 


O ya, jangan mengira ya bahwa dua paragraf terakhri saya sampaikan ke bapak-bapak saat ronda. Saya hanya membahas hingga asal muasal nama saja. Film Angling Dharma di RTV sudah bubar, pertanda saatnya pulang ronda karena waktu sudah menunjukkan pukul 12.00 malam.

Tak bobok sik ya... ngantuk 💤
  

No comments