Intan dan Grafit

Di postingan sebelumnya, saya membahas tentang kekerasan. Berlian lah yang didapuk menjadi benda terkeras dengan skala mohs 10. Lalu apa hubungannya dengan intan? Sebenarnya intan berbeda dengan berlian. Intan adalah bahan mentahnya, sedangkan berlian sudah diolah melalui proses pemotongan atau sudah digosok sehingga sudah siap jual. Seharusnya saya tulis ini di postingan sebelumnya. Tapi tak apa-apalah. Hal ini menunjukkan saya masih manusia yang kadang salah dan lupa. Ok, kembali ke pembahasan.

Intan merupakan mineral yang tersusun dari karbon. Wah, akhirnya masuk bagian kimia juga. Hehehe... Karbon merupakan salah satu unsur yang biasanya disimbolkan dengan C. Sebenarnya, selain intan, ada benda lain juga yang tersusun dari karbon, yaitu grafit. Grafit merupakan polimorf dari intan karena memiliki penyusun yang sama, yakni karbon. Akan tetapi keduanya memiliki struktur kristal yang berbeda sehingga memiliki sifat yang berbeda [1]. 

Meskipun sama-sama tersusun dari karbon, intan (kiri) dan grafit (kanan) memiliki struktur yang berbeda. Meskipun sama-sama manusia, derajatnya pun bisa jauh berbeda 


Sebenarnya tidak hanya sifatnya saja yang berbeda, tetapi harganya pun sungguh jauh berbeda. Kok bisa ya? Padahal sama-sama tersusun dari karbon.  Grafit mudah kita temukan di pensil. Berbeda dengan berlian yang keras dan berkilau, grafit jauh lebih lunak, rapuh, dan hitam legam. Tingkat kekerasan grafit pun hanya antara 1 – 2 skala mohs dan dengan mudah digores, bahkan dengan kuku kita [2].

Proses pembentukan intan jauh berbeda dan lebih sulit dari pada grafit. Pembentukan intan memerlukan suhu dan tekanan yang tinggi. Intan terbentuk pada suhu sekitar 1050oC dan berada di kedalaman 150 km [3].  Hemm.... tidak mudah kan? Berbeda dengan grafit yang biasanya terbentuk di kerak atau lapisan atas bumi [4].

Mungkin kita bisa belajar dari kedua mineral tersebut. Siapa yang ingin dimuliakan seperti intan, haruslah siap menghadapi tekanan yang berat dan ujian yang hebat. Proses tidak akan menghianati hasil. Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum hingga kaum tersebut merubahnya. Intan atau grafit, itu adalah pilihan kita.


[1] P.G. Hewitt, S. Lyons, J. Suchocki, J. Yeh, Conceptual Integrated Science, Pearson Education, Inc. , San Fransisco, 2007

0 komentar:

Posting Komentar