Kuntul yang terkintil-kintil dengan Tukang mBajak sawah? Apakah benar?

Saya tinggal di daerah pedesaan. Tepatnya di daerah Seyegan, Sleman. Entah mengapa saya selalu mensyukuri hal ini. Selain udaranya sejuk dan segar, di daerah desa dipenuhi dengan pemandangan yang indah yang tidak saya temukan di kota. Saya bangga jadi orang desa. Hehehe...

Salah jika ada orang yang menganggap orang desa tidak berpendidikan. Ada banyak ilmu pengetahuan yang bisa kita peroleh secara langsung saat Anda tinggal di desa. Sumber belajar kan tidak hanya buku. Sumber belajar belajar yang hebat ya alam ini.

Walah... kesuwen. To the point. Saya yakin Anda sudah baca judul yang saya tulis. Pastikan Anda hati-hati dalam membaca judul tersebut agar tidak keceplosan.

Jika pagi dan selo (selo dalam bahasa Indonesia berarti luang), saya sempatkan untuk jalan-jalan ke sawah. Cuci mata. Tentunya dengan istri tercinta. Wkwkwkw...

Selalu, jika ada yang sedang membajak sawah, maka akan ada banyak kuntul yang mengelilinginya. Awalnya saya heran. Kenapa hal ini terjadi. Kami pun berdiskusi. Kok bisa ya. Setelah pikar pikir... akhirnya kami punya kesimpulan sementara. 
 Kuntul selalu mengikuti dan mengawasi pembajakan yang terjadi. 
sumber gambar: koleksi pribadi

Unsur Kekinian


Seperti yang pernah saya sampaikan pada artikel avatar dalam teori penyusun alam, saya akan melanjutkan artikel kali ini dengan membahas tentang unsur penyusun alam ini.

Sebelum memasuki materi ini, saya jadi kepikiran, banyak orang yang tertukar tentang istilah unsur dan atom. Gampangnya gini deh, unsur merupakan golongan yang terdiri dari atom-atom. Emang beda ya antar atom-atom dari unsur yang sama? Iyaps. Misalnya atom-atom oksigen ada yang memiliki nomor massa 16, 17, dan 18. Beda kan? Tapi atom-atom tersebut memiliki kesamaan, yaitu nomor atom 8.

Apakah anda sudah mulai pusing? Hehehe... kalau pusing abaikan saja. Tapi mon maap, mungkin saya akan menggunakan istilah unsur dan atom secara bersamaan. 
 
Setidaknya ada 118 unsur di alam ini yang menyusun benda-benda di sekitar kita, baik benda hidup maupun benda mati. Tapi yakinlah, cintaku padamu selalu hidup dan tak akan pernah mati. Ea ea...
Sumber gambar: gizmodo.com

Avatar dalam teori penyusun alam semesta ala Aristoteles

Mungkin teori tersebut nampak aneh dah tidak masuk akal. Tapi sungguh, jika menilik sejarah panjang dunia filsafat dan sains, hal ini pernah terjadi.

Apa hubungannya Avatar dan Aristoteles? Selain berawalan A, keduanya memiliki kesamaan terkait unsur-unsur atau elemen penyusun segala materi di alam ini.
Apakah terdapat kesamaan empat elemen yang terdapat dalam film Avatar dan teori yang dikemukakan oleh Aristoteles?
sumber gambar: Avatar Aang dan Wikipedia

Apakah persamaan manisan dan Zamhari? sama-sama awet karena manis

Banyak yang bilang kalau saya awet muda. Bahkan banyak yang menganggap saya masih cocok dan layak untuk menjadi siswa SMA (selain muda, konon katanya ganteng dan imut). Sebenarnya ini merupakan hinaan ataukah pujian basa basi? Setelah saya melakukan riset sederhana (tentulah riset ini saya lakukan untuk mendukung hipotesis saya, hahaha.....), ternyata ini nyata adanya. Kok bisa ya? Hal ini terjadi karena saya manis.

Kok bisa yang manis itu awet? Buktinya manisan. Kok manisan bisa awet? Hemm.... Pertanyaan inilah yang akan kita bahas pada tulisan kali ini. (Baiklah, tulisan pembuka yang dengan jujur mengatakan bahwa saya awet muda bisa Anda abaikan).

Sejak zaman dahulu hingga sekarang, orang-orang bisa mengawetkan makanan (biasanya buah) dengan menambahkan gula dalam jumlah yang banyak. Hasilnya biasanya disebut manisan. Cara ini adalah cara alami yang aman dan tidak berbahaya sekaligus meningkatkan kualitas makanan (kecuali jika Anda menderita penyakit diabetes mellitus). Gula yang ditambahkan bisa menyerap air dikarenakan gula memiliki efek osmotik sehingga buah-buahan menjadi awet.
Terlalu manis, untuk dilupakan... kenangan yang indah bersamamu