Featured Slider

Upil yang Nyempil


Pertanyaan itu muncul di malam minggu. Sungguh tidak mencerminkan sosok yang romantis. Saat yang lain sedang membahas pasangannya atau membahas kondisi tanpa pasangan, ehh, malah aku memikirkan upil. Sungguh malam minggu yang mempesona. Di kamar sambil merenungkan apa itu upil. 

Ok. saatnya kita bahas tipis-tipis tentang upil. Upil adalah istilah untuk ingus atau mukus kering yang selalu hinggap di dalam hidup kita, eh... maksudnya hidung kita. Upil memiliki beragam warna dan tekstur yang berbeda. Karena dianggap kotor, kita selalu berusaha membersihkannya. Tapi masalahnya, sudah bebersih tiap hari tetap aja ada. Saya yakin para pembaca juga merasakan hal yang sama.
Aku ganteng, maka aku ngupil

Romansa Soto Jogja

"Aku mau hunting foto di Malioboro, mau ikut?"

Itulah sekelumit percakapan di film Kata Hati yang kami tonton bersama di minggu pagi. Tiba-tiba terceletuk pertanyaan dari mulutku, 

"Aku mau hunting soto di Malioboro, mau ikut?"

Tanpa babibu istriku menjawab, "yuk!"

Sungguh aneh, ujan-ujan kami rela menuju malioboro demi menikmati soto favorit kami. Default lidah kami untuk soto di Jogja sudah terlekat di warung itu. Ketika nyoba yang lain, lebih banyak gelo daripada tresno.

Artikel kali ini tidak akan membahas romantisme Jogja di Januari. Jogja dengan rintik hujan dengan taburan kenangan, tanpa menyisakan genangan. Tapi, pagi ini akan membahas Soto Sapi spesial dengan komposisi yang menyehatkan di warung emyeh emyeh di sebelah pusat toko buku, yang jamak dikenal dengan shopping. Tepatnya di utara toko Remujung.
Pesona kota ini tidak akan habis ditulis dalam beribu prosa. Tapi akan selalu terpatri dalam sepenggal rasa. 

Waktu

Waktu berlalu tanpa pernah menunggu
Gunakan dia dengan bijaksana
Waktu yang hilang takkan pernah terulang
Janganlah terbuang sia-sia


Sepenggal lagu dari Endank Soekamti itu menemaniku di penghujung 2019. Banyak hal yang perlu dievaluasi dalam perjalanan hidupku di tahun ini. Uaakkeeeh tenan. Bagaimana dengan kalian? Tapi kali ini saya tidak akan membahas evaluasi tahun 2019. Saya lebih tertarik dan mengajak kalian untuk berpikir bersama tentang apa itu waktu.


Waktu saya bersama istri saya di Magelang dengan anak kecil, sebut saja Amar, berlarian. Foto ini diambil oleh Laila yang akan resign bebarangen dengan Hendris dari International Office akhir tahun ini. Waktu itu berlalu sangat cepat. Time flies so fast. Ga kerasa. Padahal seperti baru kemarin masih kerja bareng.

Kekurangan yang merupakan kelebihan kita

Tidak semua kekurangan yang kita miliki harus kita sesali atau tangisi. Mungkin itu ungkapan para sesepuh dalam memandang dunia ini. Allah memberikan apa yang kita butuhkan, bukan semata yang kita inginkan.

Wah, jarang-jarang kan tulisan di akuingintahu.com diawali dengan sesuatu yang wise. Tapi teruntuk yang satu ini, rasa-rasanya merasa berdosa jika tidak bersyukur atas kekurangan yang kita miliki.

Ok. To the point. Jadi gini, di alam ini terlalu banyak hal yang tidak kita lihat. Bahkan jumlah yang kita lihat dengan mata kita bisa jadi hanya 10%? eh tidak. 5%? sepertinya jauh dibawah itu dech. Keterbatasan ini yang seharusnya kita harus sungguh-sungguh syukuri.

Keterbatasan kita dalam melihat dunia ini adalah kekurangan yang harus kita syukuri. Kita dilindungi dari melihat banyaknya hal-hal yang tidak perlu kita lihat dan tidak kita butuhkan.