Sifat air yang lupa kita syukuri (bagian 1)

Air lagi air lagi...
Bahasan akhir-akhir ini tidak terlepas dari air. Alasannya sih cuman satu, musim hujan. Dari pada sebel cucian tidak kering-kering, kan lebih baik bersyukur dengan adanya air. 

Air merupakan bahan kimia yang tidak dapat kita lepaskan dari kehidupan sehari-hari kita, minum air, keringat keluar air, pipis juga keluar air, bahkan nyuci pun pake air. Belum lagi manfaatnya untuk tumbuhan dan hewan lainnya. Tuh kan? Air berperan penting dalam kehidupan kita. (baca: air dan api musuh atau sahabat)
  
Kali ini saya akan mencoba menjabarkan beberapa sifat air yang mudah kita temui dalam kehidupan sehari-hari tetapi jarang kita syukuri. Yuk cuss...sebelum habis waktunya.

1.    Pelarut universal
Bikin teh anget yuk! Pagi tadi kamu minum apa? Susu? Kopi? Atau jus?
Hemm... Dalam pembuatan minuman-minuman tersebut, air menjadi hal wajib yang ada. Tidak bisa kita membuat teh atau minuman lainnya tanpa air. Apakah sifat ini hanya untuk melarutkan minuman saja? Tentu saja tidak
 
Apa jadinya jika tidak ada air, huuuhhh...hausss...
sumber gambar: dokumen pribadi

Air, yang merupakan penyusun 80% tubuh kita, berperan penting dalam melarutkan dan membawa zat makanan yang kita makan ke sel-sel yang ada dalam tubuh kita. Tidak hanya makanan, tetapi juga membantu membawa racun yang ada dalam tubuh kita keluar. Sehingga tubuh kita tetap terjaga kesehatannya. Hemm...baik kan? Pernah bersyukur ga’ atas karunia tak terkira ini?
 
2.    Tegangan permukaan
Pernahkah anda melihat serangga yang dapat berjalan di atas permukaan air? Serangga tersebut dapat berjalan di atas air karena air membentuk lapisan tipis di permukaannya yang cukup kuat untuk menahan serangga agar tidak tenggelam. Sebenarnya tidak hanya serangga sih, jarum dan paperclip pun masih mampu ditahan oleh permukaan air.
 
Serangga bisa tertahan di atas bukan karena massa jenis nya lebih rendah apalagi karena sakti mandraguna, tetapi karena air memiliki lapisan tipis yang kuat untuk menahan serangga berjalan di atasnya.

Tegangan permuaan ini dikarenakan molekul air di permukaan ditarik oleh molekul di bawah dan di sampingnya. Sedangkan molekul air bagian dalam akan ditarik dari segala sisi.
Faktor ini pula yang menyebabkan air membentuk bulatan saat menetes. Hal ini dikarenakan bentuk tersebut memiliki luas permukaan lebih kecil dibandingkan bentuk-bentuk lainnya.

3.    Massa jenis air
Air merupakan satu-satunya bahan kimia yang mudah kita temukan dalam tiga bentuk yang berbeda dalam kehidupan sehari-hari, cair, padat, dan gas.
Air dalam bentuk cair biasa kita temukan saat kita mandi ataupun minum. Air dalam bentuk padat dalam wujud es. Sedangkan air dalam bentuk gas biasa kita temukan saat air mendidih atau atau berwujud kabut. Terus apa uniknya?
 
Es yang mengapung di atas air, memungkinkan beruang kutub dapat bermain bersama anak-anaknya tanpa takut tenggelam. 
 
Biasanya, pada zat lain, bentuk padat memiliki massa jenis lebih tinggi dibandingkan bentuk cair atau bahkan gasnya. Akan tetapi, hal ini tidak berlaku untuk air. Dalam bentuk cair, air memiliki massa jenis lebih tinggi dibandingkan dalam bentuk padatnya. Hal ini menyebabkan es mengapung di air dan tidak tenggelam.  Hal ini memungkinkan gunung es dapat tetap dihuni oleh binatang darat seperti beruang kutub dan ikan-ikan tetap dapat berenang di bawah es tanpa khawatir tertimpa gunung es.

Kayaknya cukup itu dulu terkait sifat air. Sifat-sifat unik lainnya, akan dijelaskan pada artikel berikutnya. Hehehe... kalo terlalu banyak mundak mumet.

sumber: Ardley, Neil et al, 1999. Infinity Encyclopaedia of Science. New Delhi: Infinity Book.

G+

0 komentar:

Posting Komentar