Kekurangan yang merupakan kelebihan kita

Tidak semua kekurangan yang kita miliki harus kita sesali atau tangisi. Mungkin itu ungkapan para sesepuh dalam memandang dunia ini. Allah memberikan apa yang kita butuhkan, bukan semata yang kita inginkan.

Wah, jarang-jarang kan tulisan di akuingintahu.com diawali dengan sesuatu yang wise. Tapi teruntuk yang satu ini, rasa-rasanya merasa berdosa jika tidak bersyukur atas kekurangan yang kita miliki. 


Ok. To the point. Jadi gini, di alam ini terlalu banyak hal yang tidak kita lihat. Bahkan jumlah yang kita lihat dengan mata kita bisa jadi hanya 10%? eh tidak. 5%? sepertinya jauh dibawah itu dech. Keterbatasan ini yang seharusnya kita harus sungguh-sungguh syukuri. 


Keterbatasan kita dalam melihat dunia ini adalah kekurangan yang harus kita syukuri. Kita dilindungi dari melihat banyaknya hal-hal yang tidak perlu kita lihat dan tidak kita butuhkan. 
sumber gambar: dokumen pribadi

Baiklah. Kita tidak akan membahas seberapa persen yang dapat kita lihat. Jika kita baca artikel ada lubang tapi di mana pinggirnya, kita akan tahu betapa kecil dan tidak apa-apanya dibandingkan alam ini. Allahu Akbar. Isin aku kalo mau sombong. Tapi kita tidak akan membahas ulang artikel tersebut. Kali ini kita membahas cahaya karena dengan adanya cahaya kita bisa melihat. 

Let's start. 

Apa itu cahaya? Mudahnya, cahaya adalah gelombang elektromagnetik yang bisa kita lihat atau kasat mata. Apakah ada yang lain selain cahaya (kadang disebut cahaya tampak)? Iyaps. ada banyak bahkan jauh lebih banyak dibandingkan cahaya. Cahaya yang mata kita bisa tangkap hanyalah sebagian kecil dari gelombang elektromagnetik yang ada di alam ini. 


Coba perhatikan perbandingan antara gelombang elektromagnetik yang dapat kita lihat (cahaya) dibandingkan dengan yang tidak dapat kita lihat! Hanya sedikit kan yang mampu mata kita tangkap.
sumber gambar: wikipedia

Coba perhatikan gambar di atas! Kita bisa tahu ada banyak gelombang elektromagnetik yang lain. Mulai dari sinar gamma, sinar X, ultraviolet, cahaya tampak, Infrared, Microwave (gelombang mikro), hingga gelombang radio hingga TV. Hemm... banyak kan. Saat kita menggunakan remot TV, kita tidak dapat melihat jika ada gelombang elektromagnetik dari remot ke TV. 

Apa jadinya jika semua itu dapat kita lihat? Bisa gila kita. Ada telpon masuk, kita bisa lihat. Ada cahaya matahari yang membawa UV, kita bisa lihat. Dan yang pastinya jumlahnya jauh-jauh lebih banyak dibandingkan cahaya tampak. wes... bisa gendeng. mungkin kita bisa lihat setan juga. 

Alhamdulillah. Kekurangan yang kita miliki adalah kelebihan yang diberikan Allah kepada kita. 

G+

2 komentar:

  1. Bingung terus mas, kenapa ya Sampek saat ini saya belum ketemu dengan pesen saya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah, pesen apakah? pesen singkat atau gofud?

      Hapus